USWAH: Gusdur x Kyai Hasyim Muzadi

Duo Legenda: Gusdur (kanan) dan Kyai Hasyim Muzadi (Kiro)

Gusdur dan Kyai Hasyim Muzadi, dua dari beberapa ulama nasional yang dimiliki bangsa Indonesia. Keduanya hampir identik satu sama lain. Keduanya ulama tipe Islam moderat yang lebih mengutamakan kedamaian bangsa daripada sibuk bergeliat pada egoisme agama. Keduanya pernah bergantian mengemban amanat menjadi komandan ormas islam terbesar di dunia.

Dalam kancah kenegaraan, keduanya pernah menjadi pendamping politik Megawati Soekarno Putri. Dan pernah pula menghadapi lawan politik sesama kader NU; Gusdur vs Hamza Haz, Matori Abdul Jalil, Alwi Shihab, hingga Gus Muhaimin Iskandar. Sementara Kyai Hasyim vs Jusuf Kalla, Gus Sholahudin Wahid, dan Hamza Haz pula. Keduanya Pernah menyandang nama presiden. Meski istilah presiden pada Kyai Hasyim Muzadi diberi embel-embel "Dewan Pertimbangan". Keduanya menyandang gelar pemimpin yang memecah rekor terbanyak dalam diplomasi ala plesiran ke penjuru dunia. Gusdur dengan wadah presidennya dan Kyai Hasyim dengan wadah PBNU. Meski tindakan keduanya kerap dimanfaatkan kelompok panas otak utk melabeli beliau liberal, antek barat, dan sesat.

Keduanya kerap berkontribusi dalam forum cendekiawan, Gusdur kerap menyandang diri sebagai penyeimbang Pemikiran tokoh semacam Habibie di ICMI, sementara Kyai Hasim merupakan pencetus ide forum ICIS sebagai pelindung nilai Islam damai. Bahkan ketika keduanya wafat, Ntah kebetulan atau disetting demikian oleh-Nya ??. Gusdur wafat hari Rabu, sedang Kyai Hasim Muzadi hari Kamis, seakan mirip seperti realita bahwa Kyai Hasyim menjadi ketua PBNU menggantikan Gusdur pada periode sebelumnya.

Seakan julukan "The Chosen One" dalam Bola pada David Moyes juga melekat pada diri Kyai Hasyim muzadi. Bedanya jika Moyes dipilih Alex Ferguson untuk menggantikannya melatih Man Utd berdasar pada egositas Fergie sesama warga skotlandia. Sedang Kyai Hasyim dipilih langsung oleh Allah SWT menggantikan, melengkapi, dan penyeimbang peran Gusdur bagi Nahdliyyin, seluruh umat islam, dan segenap bangsa Indonesia pula. Wallahu 'alam tentunya. 


اللهم اغفر لهم ورحمهم في كل مشايخنا.

 اللهم اجعل لنا مبديلا في المشايخ

 الذي يفكر الدين و البلد ايندنسي.

 امين يا رب العالمين


(Tulisan ditulis satu hari ketika Kyai Hasyim Muzadi Wafat - 16 Maret 2017)

Tidak ada komentar

Terima kasih atas masukan anda.