Ampun Hyang



Duh Hyang, puja ampun ampun pribadi. 
Dikata mengagumi atas kesempurnaan sejati
Memuja asma tanpa henti. 
Bak memuja bidadari turun dari jagat kahyangan suci, membelanya ketika dicaci. 

Tetapi, nyatanya hari demi hari bersua menyiutnya nyali. 
Tak berani menunjukkan loyalitas tanpa batas. 
Tak berani membuktikan kesetiaan janji yang katanya tlah ditanam dalam jurang tak terbatas. 
Tak berani memenuhi nadzar yang tlah diucapkan tiap saat. 

kadang pula hilang nyali saat hendak berjumpa dalam rangkaian syariat. 
Menipu diri dibalik pengakuan kebohongan akan hakekat. 
Bersembunyi membela imaji akan kepalsuan makrifat. 
Pula tanpa bukti sakti kesungguhan akan pencapaian jembatan thariqat.

Tidak ada komentar

Terima kasih atas masukan anda.