Trilogi 3 I (Iman, Islam, Ihsan)

Trilogi 3 I (Iman, Islah, Ihsan)

Iman; adalah sebuah asas, dasar dan pondasi bagi seseorang yang memutuskan untuk memeluk agama islam, dalam hal ini seseorang umat islam (mukallaf) harus memiliki iman yang kuat berhubungan dengan nilai keilhiyan yang mana dalam agama islam sendiri mewajibkan untuk memegang teguh enam rukun iman yakni percaya kepada Allah, Para Malaikat Allah, Pada Kitab-kitab Allah, Pada Rasul-Rasul Allah, Pada Hari Akhir (Kiamat), dan Pada Ketetapan Qadha-Qodhar Allah. Tahapan Iman merupakan tahapan pertama yang harus ditempuh dan dihayati oleh seorang yang hendak mengikuti jalan ilahi Allah SWT, hal inilah yang pada akhirnya membuat Nabi Muhammad SAW lebih memfokuskan pada gerakan dakwah dibidang keimanan tatkala pada fase awal beliau menyebarkan nilai agama Islam di Kota Makkah kala yang hampir kesemuanya memiliki keimanan (kepercayaan) kepada selain Allah SWT alias melenceng dari jalan keilahiyahan.

Islam; merupakan sebuah agama sebagai jalan keselamatan dan kedamaian rahmatal lil alamin yang didakwakan oleh Rasulullah Muhammad SAW sebagai rasul terahir  guna menuju kepada maqom luhur nilai keilahiyan sebagai insan yang ulul albab (insan Kamil). Nah, karena berupa sebuah jalan, akhirnya terdapat pula sebuah rambu-rambu sebagai penujuk jalan guna mencapai tujuan akhir agama Islam sebagai Taqarrub pada Sang Khaliq, rambu-rambu tersebut tiada lain adalah rukun islam yang berjumlah lima; Membaca Syahadat, Menjalankan Shalat (lima waktu), Menunaikan Zakat (Fitrah), Berpuasa Ramadhan, dan Menunaikan Haji ke baitullah bagi yang mampu. Adapun kelancaran dalam melewati jalan ini (Fase Islam) tentulah yang harus diperhatikan adalah terkait faktor kuatnya keimanan seseorang mukallaf terhadap nilai keilahiyahan terutama tentang penghayatan enam rukun iman sebagaimana dalam poin pertama. Dengan demikian orang yang mempunyai iman teguh tentulah akan lebih mudah dalam menghadapi perintah rambu-rambu keilahiyahan yang tertera dalam maqom Islam.

Ihsan; Merupakan sebuah tujuan akhir dari trilogi nilai keilahian, dimana ihsan merupakan sebuah pencapaian akhir seorang hamba Allah dalam setiap tindak lakunya setelah melalui fase iman dan islam. Seseorang yang berada dalam tingakan ihsan akan senantiasa terbuka mata hatinya (musyahadah basyirah) dengan  hijab dari pandangan selain Allah, sehingga dalam segala aktifitas yang dijalaninya termasuk berkenaan dengan perintah Allah SWT (ibadat) orang tersebut akan senantisa mengingat Asma dan Dzat Allah SWT dan seakan-akan merasa bahwa dirinya akan selalu bersama Allah SWT.
Hadist Nabi Tentang Trilogi nilai keilahiyahan (Iman – Islam – Ihsan)

الإِسْلاَمِ, فَقَالَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّم : اَلإِسْلاَمُ أَنْ تَشْهَدَ أَنْ لاَإِ لَهَ إِلاَّ اللهُ وَ أَنَّ مُحَمَّدًا رَسُوْلُ اللهِ, وَتُقِيْمُ الصَّلاَةَ, وَتُؤْتِيَ الزَّكَاةَ, وَتَصُوْمَ رَمَضَانَ, وَتَحُجَّ الْبَيْتَ إِنِ اسْتَطَعْتَ إِلَيْهِ سَبِيْلاً. قَالَ : صَدَقْتُ. فَعَجِبْنَا لَهُ يَسْئَلُهُ وَيُصَدِّقُهُ. قَالَ : فَأَخْبِرْنِيْ عَنِ الإِيْمَانِ, قَالَ : أَنْ بِاللهِ, وَمَلاَئِكَتِهِ, وَكُتُبِهِ, وَرُسُلِهِ, وَالْيَوْمِ الآخِرِ, وَ تُؤْمِنَ بِالْقَدْرِ خَيْرِهِ وَ شَرِّهِ. قَالَ : صَدَقْتَ. قَالَ : فَأَخْبِرْنِيْ عَنِ الإِحْسَانِ, قَالَ : أَنْ تَعْبُدَ اللهَ كَأَنَّكَ تَرَاهُ فَإِنْ لَمْ تَكُنْ تَرَاهُ فَإِنَّهُ يَرَاكَ. قَالَ : فَأَخْبِرْنِيْ عَنِ السَّاعَةِ قَالَ : مَا الْمَسْؤُوْلُ عَنْهَا بِأَعْلَمَ مِنَ السَّائِلِ. قَالَ : فَأَخْبِرْنِيْ عَنْ أَمَارَاتِهَا, قَالَ : أَنْ تَلِدَ الأَمَةُ رَبَّتَهَا, وَأَنْ تَرَى الْحُفَاةَ الْعُرَاةَ الْعَالَةَ رِعَاءَ الشَّاءِ يَتَطَاوَلُوْنَ فِيْ الْبُنْيَانِ, ثم اَنْطَلَقَ, فَلَبِثْتُ مَلِيًّا, ثُمَّ قَالَ : يَا عُمَرُ, أَتَدْرِيْ مَنِ السَّائِل؟ قُلْتُ : اللهُ وَ رَسُوْلُهُ أَعْلَمُ. قَالَ : فَإِنَّهُ جِبْرِيْلُ أَتَاكُمْ يُعَلِّمُكُمْ دِيْنَكُمْ.رَوَاهُ مُسْلِمٌ

 

Umar bin Khaththab Radhiyallahu anhu berkata : Suatu ketika, kami (para sahabat) duduk di dekat Rasululah Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Tiba-tiba muncul kepada kami seorang lelaki mengenakan pakaian yang sangat putih dan rambutnya amat hitam. Tak terlihat padanya tanda-tanda bekas perjalanan, dan tak ada seorang pun di antara kami yang mengenalnya. Ia segera duduk di hadapan Nabi, lalu lututnya disandarkan kepada lutut Nabi dan meletakkan kedua tangannya di atas kedua paha Nabi, kemudian ia berkata : “Hai, Muhammad! Beritahukan kepadaku tentang Islam.”Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab,”Islam adalah, engkau bersaksi tidak ada yang berhak diibadahi dengan benar melainkan hanya Allah, dan sesungguhnya Muhammad adalah Rasul Allah; menegakkan shalat; menunaikan zakat; berpuasa di bulan Ramadhan, dan engkau menunaikan haji ke Baitullah, jika engkau telah mampu melakukannya,” lelaki itu berkata,”Engkau benar,” maka kami heran, ia yang bertanya ia pula yang membenarkannya.Kemudian ia bertanya lagi: “Beritahukan kepadaku tentang Iman”. Nabi menjawab,”Iman adalah, engkau beriman kepada Allah; malaikatNya; kitab-kitabNya; para RasulNya; hari Akhir, dan beriman kepada takdir Allah yang baik dan yang buruk,” ia berkata, “Engkau benar.”Dia bertanya lagi: “Beritahukan kepadaku tentang ihsan”.

Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab,”Hendaklah engkau beribadah kepada Allah seakan-akan engkau melihatNya. Kalaupun engkau tidak melihatNya, sesungguhnya Dia melihatmu.”Lelaki itu berkata lagi : “Beritahukan kepadaku kapan terjadi Kiamat?”

Nabi menjawab,”Yang ditanya tidaklah lebih tahu daripada yang bertanya.”Dia pun bertanya lagi:“Beritahukan kepadaku tentang tanda-tandanya!Nabi menjawab,”Jika seorang budak wanita telah melahirkan tuannya; jika engkau melihat orang yang bertelanjang kaki, tanpa memakai baju (miskin papa) serta pengembala kambing telah saling berlomba dalam mendirikan bangunan megah yang menjulang tinggi.”Kemudian lelaki tersebut segera pergi. Aku pun terdiam, sehingga Nabi bertanya kepadaku : “Wahai, Umar! Tahukah engkau, siapa yang bertanya tadi?” Aku menjawab,”Allah dan RasulNya lebih mengetahui,” Beliau bersabda,”Dia adalah Jibril yang mengajarkan kalian tentang agama kalian.”
[HR Muslim, no. 8]

Tidak ada komentar

Terima kasih atas masukan anda.