Lanjutkan Momentum, Pemuda Jatipandak Geruduk Kota Malang

Foto: M. Munief Asy'ari

Malang. Semangat pemuda Jatipandak untuk membangun Desa setempat menjadi desa potensial memang terbukti bukan omong kosong. Tak khayal sejak dideklarasikan gagasan desa wisata di Desember tahun lalu. Gebrakan merealisasikan rencana tersebut silih berganti muncul di benak para pemuda lokal, yang meleburkan diri dalam sebuah  wadah paguyuban bernama pemuda peduli desa.

Sebut saja pembersihan situs warisan budaya Mbah Mas Tlogo Biting, beserta mendirikan mushollah bambu plus tempat wudhu dari tembikar. Lalu dilanjutkan dengan penanaman kebun buah naga, yang mana menurut Ari Wijaya  Ketua Karang Taruna setempat disebut Jalan Naga Cinta. Hingga optimalisasi embung Desa dengan program pembibitan ikan, dimana menurut Hanafi selaku kades Jatipandak embun tersebut kelak  diproteksikan pula sebagai kawasan pemancingan.

Nah, tak tanggung-tanggung gagasan meroketkan potensi desa oleh pemuda milenial Jatipandak juga berlanjut lagi. Kali ini puluhan pemuda peduli desa yang berafiliasi dengan Karang Taruna Jatipandak memutuskan untuk melakukan studi banding ke Kota "Ngalam". 

Kegiatan yang dilaksanakan dua hari (10-11/03/18) tersebut menyasar ke dua area wisata di daerah Kabupaten Malang. Pantai Balekambang di ujung Malang Selatan dan Kawasan Wisata Kafe Sawah Pujon Kidul merupakan dua objek sasaran utama studi banding mencari inspirasi dan referensi.

Pemilihan lokasi banding sebagaimana diatasi bukan asal comot, melainkan telah disepakati oleh koordinasi pemuda Jatipandak yang dilaksanakan beberapa hari sebelumnya. Persis seperti perkataan Munif Asyari salah satu peserta studi banding

" Tujuan Plesiran bukan hanya untuk merapatkan chemistry pemuda, melainkan juga untuk tujuan studi banding. Untuk perimbangan penentuan lokasi tujuan adalah ke wisata yang sekiranya cocok dengan kondisi tanah kelahiran kita. Kartar (karang taruna) milenial pemuda peduli desa semoga wujudkan Nawa cita Pak Jokowi dari pinggiran ", paparnya  yang tersebar di grup WhatsApp "Pesona Cah Pandak dan Kartar". (Red/Rnm)

Tidak ada komentar

Terima kasih atas masukan anda.