Akhiri UNBK, SMP Islam Tikung Galang Majlis Rasulullah

Foto: (Ibu) Aminah

Meski bulan Rajab sebagai bulan haram pertanda peringatan Isra Mi'raj Nabi Muhammad Saw telah berakhir. Dengan datangnya bulan baru Sya'ban sebagai pengantar Ramadhan. Namun ghirah memperingati  Rasulullah Muhammad Saw pun tak menyurutkan stakeholder lembaga pendidikan SMP Islam Tikung.

Jumat (27/04/18) ratusan siswa siswi beserta jajaran pendidik setempat bersama sama merapatkan diri area masjid Al Birr. Tentu dalam momentum merefleksikan diri perihal Isra Mi'raj Nabi Muhammad Saw di bulan Rajab kemarin.

Agenda sakral tersebut diawali dengan pra acara berupa penampilan ciamik tim banjari  siswa siswi SMP Islam Tikung. Sekaligus unjuk giginya ekstrakurikuler program banjari. 


Dalam sambutannya (Bapak) Abdul Rahman selaku kepala sekolah SMP Islam Tikung juga menyinggung sekilas tentang kesuksesan SMP Islam Tikung dalam menyelenggarakan UNBK. 

" Di daerah kecamatan Modo, Bluluk, Sukorame hari pertama UNBK listrik mati sehingga siswa disamakan harus mengulang ujian. Alhamdulillah di SMP sini hingga hari terakhir listriknya lancar tak ada halangan", tandasnya.

Selain itu tak luput pihak sekolah juga mengundang Ustadzah Sulastri (S.Ag) yang  diberi mandat untuk menyampaikan mauidhah khasanah. Perihal hikmah dan pesan utama  tentang Isra Mi'raj Nabi Muhammad Saw.

Banyak hikmah yang disampaikan oleh Ustadzah Sulastri dalam mauidhahnya. Mulai dari alasan utama mengapa Isra Mi'raj, hingga Shalat lima waktu sebagai oleh oleh Nabi Muhammad Saw pada umatnya.

" Ada empat pelajaran yang dapat dipetik dari shalat lima waktu. Dalam hal ini mengajarkan sebuah perilaku; Jujur, Disiplin, Sabar, serta tawadhu ", ungkapnya mereview kesimpulan di akhir mauidhah.

Sebenarnya masih banyak lagi hikmah yang disampaikan Ustadzah Sulastri dalam majlis ta'lim, diluar pembahasan Isra Mi'raj. Seperti singgungannya tentang kesuksesan orang bukan disebabkan karena sebuah kepintaran orang, melainkan karena ketawadhu'an dan sikap menghormati guru yang menyandang status ulama. (Rnm/red)

Tidak ada komentar

Terima kasih atas masukan anda.