Salam Pendidikan Dari SMP Islam Tikung

Ekstrakurikuler Pramuka


Dalam Pasal 1 UUD 1945 Bab XIII tentang Pendidikan dan kebudayaan dipapar bahwa warga negara berhak menerima pendidikan.

Sebab itu pula dalam empat tahun terakhir pemerintah kerap mempropagandakan gagasan wajib belajar 12 tahun bagi setiap warga negara.

Tentu tujuannya tiada lain adalah untuk mencerdaskan kehidupan bangsa Indonesia, sesuai dengan tujuan yang terangkum dalam preambule UUD 1945. Baik kecerdasan spiritual, pengetahuan, atau skill keterampilan.

Meski demikian realita yang terjadi dalam suatu lingkungan masyarakat cukup beragam dalam menanggapi program wajib belajar.

Hampir mayoritas berasal terkendala biaya pendidikan yang kerap dipandang tak sedikit. Baik SPP bulanan, uang gedung sekolah, biaya buku pelajaran, hingga seragam dan perlengkapan sejenis lainnya.

Dari permasalahan diatas inilah yang mendorong dicanangkannya program dari SMP Islam Tikung Lamongan. Untuk membantu dan mempermudah pengembangan program wajib belajar yang melekat pada anak anak generasi Milenial. Tanpa perlu berpikir jauh tentang berapa banyak biaya yang dikeluarkan untuk biaya pendidikan bagi para peserta didik.

Bimbingan para guru yang kompeten di bidangnya, ditambah program dan pengawasan yang intensif dari pihak sekolah. Hingga memadainya fasilitas sekolah beserta program ekstrakurikuler. 

Kesemuanya merupakan sebuah upaya pihak lembaga setempat. Guna membantu mengembangkan potensi peserta didik yang sarat tantangan di era Milenial.

Kini SMP Islam Tikung kembali membuka pendaftaran peserta didik baru. Sebagai upaya mewujudkan terlaksana program pemerintah wajib belajar dua belas tahun. Dengan minimalis biaya yang dikeluarkan, berbanding dengan fasilitas yang didapatkan.

Untuk informasi pendaftaran dapat dilihat di pamflet dibawah ini. Beserta kontak person yang dapat dihubungi pula. Salam pendidikan.

Join us



2 komentar:

Terima kasih atas masukan anda.